Blog Seputar Dunia Pendidikan dan Matematika Dasar

Belajar matematika jadi lebih menyenangkan dan tentunya tanpa biaya alias gratis

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label belajar matematika dasar. Show all posts
Showing posts with label belajar matematika dasar. Show all posts

Diagram Venn

Apa itu Diagram Venn?




Diagram Venn merupakan suatu gambar yang digunakan untuk memetakan suatu himpunan dalam suatu kejadian atau semesta. Sedangkan himpunan merupakan suatu objek, benda, ataupun bilangan yang dapat diukur dan didefenisikan sehingga bisa dikategorikan apakah benda tersebut merupakan suatu anggota himpunan atau tidak.

Dalam diagram venn, terdapat tiga ketentuan yang harus dipenuhi :
  • Himpunan Semesta (s) : biasanya dilambangkan dengan huruf "s" dan terletak di atas atapun disudut dari suatu gambar.
  • Setiap himpunan yang dibicarakan (diluar dari himpunan kosong).
  • Anggota himpunan.
Beberapa kategori himpunan yang bisa diambil dari diagram venn antara lain :

Himpunan yang berpotongan

Dikatakan sebagai himpunan yang berpotongan apabila ada anggota himpunan yang dimiliki oleh himpunan lainnya, gampangnya adalah ada anggota himpunan yang sama - sama dimiliki oleh 2 atau lebih himpunan.Contohnya adalah Himpunan A yang berpotongan dengan Himpunan B dan dapat ditulis dengan A∩B

Himpunan saling lepas

Dikatakan sebagai himpunan yang saling lepas apabila tidak ada anggota himpunan yang dimiliki oleh himpunan lainnya, gampangnya adalah ada anggota himpunan yang sama - sama tidak memiliki anggota himpunan.Contohnya adalah Himpunan A yang saling lepas dengan Himpunan B dan dapatditulis dengan A//B

Himpunan bagian

Himpunan yang ketiga adalah himpunan bagian. Himpunan A dapat dikatakan himpunan bagian dari himpunan B jika semua anggota himpunan A merupakan anggota dari himpunan B. Untuk lebih mudahnya di ilustrasikan seperti berikut ini:

Himpunan yang sama

Himpunan yang sama dapat dinyatakan jika setiap anggota A merupakan anggota B dan setiap anggota B merupakan anggota A. Misalnya A = {1, 2, 3, 4, 5} dan B = {5, 4, 3, 2, 1}. Nah anggota kedua himpunan ini sama persis kan squad? Jadi dapat dikatakan himpunan A sama dengan himpunan B. Himpunan yang sama ini dapat ditulis A = B.

Metode Belajar Matematika Yang Ada Di Indonesia

Matematika sering menjadi momok menakutkan bagi siswa, karena matematika dianggap sebagai pelajaran yang sulit. Ketakutan siswa akan pelajaran matematika ini bukan karena materi dari pelajaran matematika itu sendiri, akan tetapi karena siswa tidak bisa mengerti dan menangkap arti dari materi pelajaran matematika itu sendiri.
Dengan menerapkan teknik belajar matematika yang mudah dimengerti dan dipahami, setidaknya membuat siswa dapat menyenangi pelajaran matematika ini. Menjamurnya lembaga pendidikan non formal yang mengajarkan berbagai teknik belajar matematika dengan metode dan teknik yang berbeda membuat siswa seharunya dapat menguasai dan memahami mudahnya matematika itu.
Berikut beberapa Teknik Belajar Matematika yang ada di Indonesia

  • Metode Kumon

Merupakan metode yang diajarkan pertama kali oleh guru matematika di Jepang yang bernama Toru Kumon. Level awal pengajaran matematika ditentukan berdasarkan kemampuan siswa dalam menjawab soal dengan benar, bukan berdasarkan usia atau kelas. 








  • Metode Gasing

Metode GASING ( Gampang, Asyik, dan Menyenangkan ) diciptakan oleh Prof, Yohanes Surya yang dikenal sebagai seorang pakar yang telah membimbing para siswa terbaik Indonesia dalam menjuarai Olimpiade Matematika dan Sains di Tingkat Dunia.
Topik yang dipelajari dalam tingkatan SD adalah :
  • Penjumlahan
  • Perkalian
  • Pengurangan
  • Pembagian
  • Bilangan Negatif
  • Pecahan
  • Desimal
  • Geometri
Perbedaan yang mencolok dari metode belajar ini adalah bagaimana cara siswa dalam menjumlah bilangan yang kurang dari 20, penjumlahan dengan cara mencongak, menghafal perkalian sampai 10, pembagian dan pengurangan dengan cara mencongak, pemanfaatan bilangan negatif dalam aplikasi KABATAKU 
  • Metode Jarimatika
Jarimatika merupakan singkatan dari Jari dan Matematika. Metode ini dikembangkan oleh Septi Peni Wulandani sekitar tahun 2004 silam, dimana metode ini menggunakan jari sebagai media ajar berhitung. Jarimatika adalah cara paling sederhana dan menyenangkan dalam mengajarkan berhitung kepada siswa. Proses pemahaman jarimatika berdasarkan kaidah : Konsep bilangan, lambang bilangan dan operasi hitung, lalu menerapkan berhitung dengan jari - jari tangan.
  • Metode Sempoa
Aritmatika Mental dia
jarkan dengan menggunakan alat hitung kuno yang disebut Sempoa. Metode ini hanya melibatkan pengajaran Kali, Bagi, Tambah dan Kurang. Cara ini dinilai mampu mengembangkan mental anak , dimana awalnya hanya mampu menggunakan alat bantu, setelah melewati masa- masa tertentu akhirnya si anak akan mampu berhitung tanpa menggunakan alat bantu sempoa ini.
  • Metode Mathemagics
Merupakan program pembelajaran yang dikembangkan oleh Ariesandi Setyono yang menitik beratkan pengajaran matematika kepada konsep dasar yang benar. Pelajaran yang dilakukan dengan suasana riang dan santai ini, menjadi suatu pengalaman yang sangat berharga bagi anak. Dengan metode hati yang senang dan riang, akan menimbulkan kesan yang dalam bagi si anak.
Dalam menerapkan metode belajar ini, rasa percaya diri anak akan meningkat sehingga mereka mampu dan berani dalam mengerjakan soal - soal dan mencoba untuk menyelesaikannya. Mathemagics mengajarkan metode aljabar, konsep berhitung dasar, pangkat, akar, dan pecahan. 
Itulah beberapa metode pembelajaran matematika yang ada di Indonesia, dengan banyaknya metode yang sudah ditemukan agar menjadikan matematika mudah dan menyenangkan hendaknya kita dapat memilih dan belajar matematika menggunakan metode yang kira - kira cocok dengan karakter anak kita.