Blog Seputar Dunia Pendidikan dan Matematika Dasar

Belajar matematika jadi lebih menyenangkan dan tentunya tanpa biaya alias gratis

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label hipotenusa. Show all posts
Showing posts with label hipotenusa. Show all posts

Sinus, Cosinus, dan Tangen

Pada postingan sebelumnya, kita sudah mempelajari dan membahas mengenai sisi – sisi yang terdapat pada segitiga siku – siku. Pada postingan kali ini, kita akan membahas mengenai sinus, cosinus, dan tangen.
Untuk memberikan definisi sinus, cosinus dan tangen mari kita lihat gambar dibawah
sisi depan dan samping segitiga siku - siku
dari gambar diatas definisi suatu sinus, cosinus, maupun tangen adalah sebagai berikut :
  • Sinus suatu sudut adalah : sisi siku – siku didepan sudut itu dibagi dengan hipotenusa
  • Cosinus suatu sudut adalah : sisi siku – siku yang berdampingan dengan sudut itu dibagi dengan hipotenusa
  • Tangen suatu sudut adalah : sisi siku – siku didepan sudut itu dibagi dengan sisi siku – siku yang berdampingan dengan sudut itu.
Disamping itu adapula perbandingan – perbandingan lainnya yang merupakan kebalikan – kebalikan dari sinus, cosinus dan tangen yaitu :
  • Cosecan yang merupakan kebalikan dari Sinus
  • Secan yang merupakan kebalikan dari Cosinus
  • Cotangen yang merupakan kebalikan dari Tangen
Secara definisi Cosecan, Secan dan Cotangen dapat dijabarkan sebagai berikut :
  • Cosecan : hipotenusa dibagi dengan sisi siku – siku di depan sudut itu
  • Secan : hipotenusa dibagi dengan sisi siku – siku yang berdampingan dengan sudut itu.
  • Cotangen : Sisi siku – siku yang berdampingan dengan sudut itu dibagi dengan sisi siku – siku didepan sudut itu.
dari definisi – definisi diatas, dapat juga dikatakan bahwa :
  • Cosecan suatu sudut adalah satu (1) dibagi dengan sinus sudut itu
  • Secan suatu sudut adalah satu (1) dibagi dengan cosinus sudut itu
  • Cotangen suatu sudut adalah satu (1) dibagi dengan tangen sudut itu
Sekarang, mari kita bandingkan trigonometri pada gambar segitiga siku – siku berikut ini :
Sinus, Cosinus, Tangen_thumb[9]
clip_image002[21]_thumb[2]
clip_image002[25]_thumb[3]
clip_image002[27]_thumb[1]
clip_image002[29]_thumb[3]
clip_image002[33]_thumb[1]
clip_image002[35]_thumb[1]




Memahami prinsip sisi pada segitiga siku–siku

Pada postingan sebelumnya, kita sudah mempelajari dan membahas mengenai pertidaksamaan dan fungsi kuadrat. Pada postingan kali ini kita akan membahas mengenai TRIGONOMETRI.
Trigonometri berasal dari bahasa Yunani yang berarti ukuran segitiga.
Perbandingan trigonometri dari suatu sudut segitiga siku – siku
Seperti kita ketahui bahwa setiap sisi segitiga siku – siku terdapat sebuah sudut segitiga siku – siku yang besarnya 900 dan dua buah sudut lancip yang besarnya antara 00 sampai dengan 900., sebuah hipotenusa (garis miring) dan dua buah sisi segitiga siku – siku.Perhatikan gambar dibawah ini
sisi depan dan samping segitiga siku - siku
Sebelum mendefinisikan perbandingan sinus, cosinus dan tangen kita sepakati dulu istilah –istilah misalnya mengenai sisi siku – siku di depan suatu sudut dan sisi siku – siku yang berdampingan dengan sudut itu.dari gambar diatas dapat diberikan label sebagai berikut :
  • sisi siku – siku di depan sudut BAC adalah AC , sedangkan sisi siku – siku yang berdampingan dengan sudut BAC adalah AB.
  • sisi siku – siku di depan sudut ACB adalah AB, sedangkan sisi siku – siku yang berdampingan dengan sudut ACB adalah AC.
  • Hipotenusa (sisi miring) terdapat di depan sudut siku – siku dan merupakan sisi – sisi yang terpanjang di antara kedua sisi segitiga itu. (pada gambar diatas, hipetunusanya adalah BC)
Demikian postingan kali ini, membahas  mengenai sedikit tentang sisi siku – siku dan sisi miring yang nantinya akan dipakai untuk mempelajari dan memahami mengenai aturan sinus, cosinus, dan tangen. Pada pembahasan berikutnya kita akan membahas aturan sinus, cosinus, tangen dan juga akan membahas cosinus, cotangen dan secan.